Mission: Completed!
Mittwoch, Dezember 22, 2004
Akhir tahun sudah menjelang. Natal sebentar lagi datang. Saya menarik napas lega. Pertama, karena load kerja di kantor juga sudah mulai ringan, semua sudah selesai. Kedua, saya dapat cuti untuk refreshing sejenak di kampung halaman suami selama 10 hari. Cuti panjang, dan saya benar-benar tak sabar menjalaninya.
Yang ketiga, dan yang paling menyenangkan: Misi saya telah selesai. Sebenarnya bisa dibilang awal bulan ini misi itu selesai. Tapi baru hari ini saya menganggapnya benar-benar selesai. Meski nantinya setelah kembali lagi ke dunia nyata (setelah kabur ke dunia suka-suka selama 10 hari) misi itu akan saya review lagi, saya tetap lega. Setidaknya, kerja keras saya selama ini telah berbuah hasil. Mulai dari sekelumit konsep yang gentayangan di benak saya sejak tahun 1998 (Hampir 10 tahun!) yang diterjemahkan buru-buru dalam secarik kertas, pertengahan tahun 2002 saya baru punya niat dan kemauan untuk merealisasikannya. Sempat terhambat karena saya hamil di tahun 2003, tapi begitu 'back on board' lagi di awal 2004, saya bertekad untuk menyelesaikan misi ini dan mewujudkan impian saya.
Phiuh... perjalanannya panjang juga, ya.... Dan sungguh tidak mudah buat saya. Seperti kata seorang peramal yang saya temui semalam, "Anda sering kali semangat saat memulai sesuatu, tapi di pertengahan motivasi Anda menurun." Terus terang, saya sempat mau menyerah. Tapi akhirnya saya memecut diri untuk menyelesaikannya. Dibantu Dans sebagai polisi, Ita dan Sila sebagai cheerleader, Ninoy sebagai motivator utama, Mas Haris sebagai si pemantau, dan Ibu saya sebagai pemberi cahaya dalam benak keruh saya, akhirnya.... I finally made it. Masih banyak teman yang ikut membantu saya, and I really appreciate it. Kini tinggal beberapa langkah lagi saya harus tempuh untuk meraih mimpi. Dan semoga saja Mission Impossible yang benar-benar membuat saya harus melawan diri sendiri ini bisa memberikan hasil (meski menurut bisik peramal hasilnya tak seperti yang saya bayangkan). Apa pun hasilnya, saya tetap terima. Yang terburuk pun saya siap!
So... terima kasih untuk tahun 2004 yang fantastis ini! Sebentar lagi sudah tahun baru dan mungkin ini bisa jadi isian blog saya terakhir di tahun ini.
Selamat Natal dan Tahun Baru!
Merry Christmas and Happy New Year!
Prettige Kerstdagen en gelukkig nieuw jaar!
Frohe Weihnachten und glueckliches Neu Jahr! ***
Yang ketiga, dan yang paling menyenangkan: Misi saya telah selesai. Sebenarnya bisa dibilang awal bulan ini misi itu selesai. Tapi baru hari ini saya menganggapnya benar-benar selesai. Meski nantinya setelah kembali lagi ke dunia nyata (setelah kabur ke dunia suka-suka selama 10 hari) misi itu akan saya review lagi, saya tetap lega. Setidaknya, kerja keras saya selama ini telah berbuah hasil. Mulai dari sekelumit konsep yang gentayangan di benak saya sejak tahun 1998 (Hampir 10 tahun!) yang diterjemahkan buru-buru dalam secarik kertas, pertengahan tahun 2002 saya baru punya niat dan kemauan untuk merealisasikannya. Sempat terhambat karena saya hamil di tahun 2003, tapi begitu 'back on board' lagi di awal 2004, saya bertekad untuk menyelesaikan misi ini dan mewujudkan impian saya.
Phiuh... perjalanannya panjang juga, ya.... Dan sungguh tidak mudah buat saya. Seperti kata seorang peramal yang saya temui semalam, "Anda sering kali semangat saat memulai sesuatu, tapi di pertengahan motivasi Anda menurun." Terus terang, saya sempat mau menyerah. Tapi akhirnya saya memecut diri untuk menyelesaikannya. Dibantu Dans sebagai polisi, Ita dan Sila sebagai cheerleader, Ninoy sebagai motivator utama, Mas Haris sebagai si pemantau, dan Ibu saya sebagai pemberi cahaya dalam benak keruh saya, akhirnya.... I finally made it. Masih banyak teman yang ikut membantu saya, and I really appreciate it. Kini tinggal beberapa langkah lagi saya harus tempuh untuk meraih mimpi. Dan semoga saja Mission Impossible yang benar-benar membuat saya harus melawan diri sendiri ini bisa memberikan hasil (meski menurut bisik peramal hasilnya tak seperti yang saya bayangkan). Apa pun hasilnya, saya tetap terima. Yang terburuk pun saya siap!
So... terima kasih untuk tahun 2004 yang fantastis ini! Sebentar lagi sudah tahun baru dan mungkin ini bisa jadi isian blog saya terakhir di tahun ini.
Selamat Natal dan Tahun Baru!
Merry Christmas and Happy New Year!
Prettige Kerstdagen en gelukkig nieuw jaar!
Frohe Weihnachten und glueckliches Neu Jahr! ***
